.::bintang kecilku::.

December 22, 2005

Jewel In The Palace

Filed under: Hello World?!!!, Fave - reena @ 1:07 pm

Lagi rajin ngikutin serial drama Korea ‘Jewel In The Palace’ di Indosiar, setiap Senin-Jumat pk. 17.00 WIB.

Bagus banget! … Hhhhh, ngiri, kapan Indonesia bisa bikin serial/sinetron seperti ini …
Sebenernya sih sedih juga, karena aku ga setiap hari nontonnya. Jadi banyak hal bagus yang aku lewatin dari serial ini … T_T …

Tapi meski sampai sekarang aku masih belum ‘in’ sama ceritanya (yang aku tau, serial ini bercerita tentang sejarah seorang dokter wanita pertama di Korea, ratusan tahun lalu), aku banyak mendapat hal baru yang menarik. Kalo sebelumnya, aku cuma tau (sedikit) budaya Jepang dan Cina, sekarang aku tau (sedikit) tentang budaya Korea. Mulai dari baju tradisionalnya, kehidupan mereka, gambaran suasana di sana, baru tau cara mereka duduk, jalan, dll, dst, etc …

Jewel In The Palace ini adalah serial Asia kesekian yang (menurutku) bagus dan bermutu. Ga hanya mengumbar nafsu, emosi, ambisi, dll, dst, etc seperti sinetron di Indonesia (uuuh, salah satu hal yang paling ga aku suka adalah make-up mereka yang tuebeeel banget. Ngga cowok, ngga cewek! Heran, padahal serial drama negara lain ga gitu2 amat. Berarti sebenernya bisa tampil more natural, kan!!!).

Beberapa serial drama Asia yang punya kesan mendalam :
- Oshin … waduh, ini serial Jepang pertama yang aku tonton. Masih keciiiiil banget …
- Anchor Womanserial Jepang tentang pembawa berita TV. Bagus.
- Meteor Gardenserial taiwan yang fenomenal banget … F4 … jadi inget memori sama temen-temen waktu nonton bareng-bareng sampe tengah malem. udah gitu diulang2 mulu nontonnya. ga pernah bosen … kekekeke
- Mars … serial taiwan yang beberapa pemainnya adalah pemain di meteor garden. Bagus. Meski ini drama percintaan, tapi ga kaya di Indonesia yang justru ‘jauh’, ‘aneh’, dan ga masuk akal banget.
- Full Houselucu banget, seru!!! Serial dari Korea. Ini juga drama percintaan yang tidak mengumbar nafsu. Sopan sekali. Ceritanya juga seru. Kadang bikin ketawa, bikin geregetan, dan juga bisa terbawa sediiiiiiih sekali. Bagus.
- Sassy Girl - Chun Yang … masih dari Korea. Another love story. Meski ada trik dan intrik di dalamnya, tapi itu dikemas dengan masuk akal. Lagi-lagi ga sama dengan sinetron di Indonesia yang tidak masuk akal!!!
- ????? … aku ga tau judulnya apa. Tapi tayangnya sebelum Jewel In The Palace. Awalnya membosankan (menurutku, karena ga ngikutin dari awal cerita). Tapi di tengah-tengah, terutama ketika putri semata wayang mereka sakit leukimia, itu bagian yang (menurutku) paling menyentuh. Di sana, kita bisa belajar banyak bagaimana seharusnya orang tua bersikap ketika menghadapi kenyataan bahwa anak semata wayangnya sekarat. Wah, menguras air mata banget ini … Untung stok di rumah masih banyak … Ada yang berminat???
- Jewel In The Palace … ini yang aku omongin tadi. Membuka mataku terhadap budaya Korea yang belum pernah aku tau … Selain itu, (sebenernya kalo aku nyimak dan ngikutin secara serius) banyak ilmu yang bisa diperoleh, terutama bagaimana cara mengolah makanan yang lezat dan sehat. Karena sekarang, sang ‘dokter’ masih menjadi dayang istana … Hhhh, sayang, selalu aku sambi sama kerjaanku …

Sebenarnya masih ada beberapa serial lagi yang bagus, cuma untuk saat ini aku lupa :p … Emang sing, ga semua serial Asia itu se-perfect yang aku ungkapin, karena mungkin banyak juga yang vulgar ato ga bermutu ato yang lainnya??? Aku ga tau. Tapi setidaknya, banyak juga yang bagus. Daripada Indonesia??? Hehehe, keliatannya kok pesimis banget sama ‘buatan’ Indonesia, yah. Tapi gimana lagi??? Emang gitu kan kenyataannya. Sekali ratingnya naik, langsung deh ceritanya jadi ga masuk akal dan semakin aneh … hhh, lelah!!!

Sedih juga sih, kita ga bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri … Halo, bapak-bapak/ibu-ibu/sodara-sodari pembuat sinetron, produksilah tayangan-tayangan yang bermutu!!! Jangan lagi membodohi masyarakat dengan tayangan-tayangan yang ra mutu babar blas!!!

Upss, kok malah mencaci maki??? Kan lagi ngomongin Jewel In The Palace … hehehe … sorry, terbawa emosi … :p
Yo wis, mumpung serialnya belom abis, temen-temen yang ada di Indo bisa ngecek setiap jam 5 sore di Indosiar dari Senin-Jumat.

Kamis, 22 Desember 2005, pk. 20.06 WIB

PS : selamat hari ibu!!!

Jangan malu mencintai

Filed under: Hello World?!!! - reena @ 1:22 am

Ini sebenarnya cerita tentang seorang teman yang kisah cintanya dengan sahabatku tidak berjalan mulus. Bahkan mereka putus awal pekan ini.
Dalam komunikasi terakhir kami, teman saya merasa menyesal telah berhubungan dengan sahabatku itu. Bukan. Bukan karena dia tidak mencintai sahabatku. Tetapi menyesal karena dia merasa tidak cukup pantas mencintai mantan kekasihnya itu, dan karenanya menganggap apa yang pernah terjalin sebagai kebodohannya. Bodoh karena ia ‘nekat’ mencintai seseorang yang dianggapnya out of reach.

Untuk kasus ini, memang masih ada orang tua di Indonesia (entah banyak atau sedikit, aku ga tau pasti) yang sangat sangat sangat melihat bibit bebet bobot. Itu bukan hal yang sepenuhnya keliru menurutku. Tetapi hal itu akan menjadi salah -masih menurutku- kalau ekspektasi terhadap calon mantunya berlebihan.

Karena bukan jaminan orang yang secara materi cukup atau bahkan melimpah, berhasil dalam hidupnya. Bukannya tidak mungkin, ia akan berbalik 180 derajat, begitu dipertemukan oleh suatu masalah besar ‘hanya’ karena dia bukan survivor yang baik.
Sebaliknya, seorang dengan bekal materi yang (sangat) minim, justru bisa menikmati hidup dan berhasil. Karena dia sebenarnya seorang yang ‘tangguh’ dan tidak menyerah terhadap nasib. Dan terus terang, hal ini salah satu poin penting yang aku perhatikan dalam ‘memilih’ calon pendamping. (memilih calon pendamping? kayaknya kurang tepat ya, soalnya kan pendamping sudah ditentukan sama Yang Punya Hidup …)

Jadi, temanku … jangan patah arang karena gagal, atau bahkan minder, trauma, dll, dst, etc. You have something you can proud of. Sttt, ta’ bilangin ya, ga semua orang punya ‘kebisaan’ itu. Aku pun ga punya. Dan terus terang, aku sangat kagum dengan orang yang bisa ‘itu’.

Jangan pernah menyesal atas apa yang telah dilalui, karena itu (diakui atau tidak) sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari jurnal kehidupan kita. Dan suatu saat, kita akan tersenyum ketika membaca halaman-halaman itu lagi. … this time, believe me …
Juga, jangan pernah malu untuk mencintai seseorang. Karena rasa cinta itu anugerah yang ga bisa kita tolak. Jadi nikmatin aja. Kalaupun ga bisa memiliki, ya tetep, nikmatin aja. Toh, kita ga pernah memaksa orang yang kita cintai untuk membalas cinta kita. Kalo itu, jelas ga boleh. Itu cinta buta. Pemaksaan namanya.

Jadi, temanku … mulailah jatuh cinta lagi … dan jangan malu untuk mencintai.
Someone somewhere is made for you*

Kamis, 22 Desember 2005, pk. 08.54 WIB

*diambil dari salah satu film India yang dibintangi Sahrukh Khan, lupa judulnya

December 19, 2005

Seperempat perjalanan pertama

Filed under: Road To Mariage - reena @ 7:07 am

Setelah sempat tertunda-tunda, akhirnya kejadian juga, Minggu (18/12).
Setelah tadi malam, berarti tinggal menunggu seperempat perjalanan selanjutnya, yang diharapkan bisa terlaksana bulan depan.

Hehehe … bingung ya, reena lagi ngomong apa …????
Berarti tunggu aja cerita kelanjutannya … masih bersambung dan belom boleh dibocorin sama mbak sutradara …
^_^

Senin, 19 Desember 2005, pk. 14.08 WIB

December 10, 2005

Somebody!!! Please, help me?!!!

Filed under: Hello World?!!!, Worksheet - reena @ 6:55 am

Huaaahhhhh!!!!
Malesnyaaaaaaaaa … T_T …
Padahal PR masih banyak banget, dan HARUS SEGERA diselesaikan.
Tapi kok, aku -yang biasanya semangat kalo urusan ngelembur, mendadak … suddenly … tiba-tiba … ujug-ujug … jadi males semales-malesnya reena!!!

Entahlah, badanku serasa udah ga bisa lagi dipaksa untuk tetap berada di depan kompie. Mata juga dah ga bisa dibujuk untuk tetep hidup, meski keinginan untuk ngerjain tugas itu masih ada … Tapi, aku ngerasa lelah sekujur tubuh … Baca berita aja balelol dari 2 hari yang lalu!! salah mulu!!!

Oh no … T_T …

Bagaimana ini … what should i do??? kudu ngapain???
*hiks* … kumaha iyeu …

oh, tugasku …
oh, tubuhku …
*oh, reena … kok tulisanmu soyo nggilani ngene*

waduh!! somebody … yes, you … help me, plizzzz … T_T … kudu gimana, neh … *terisak-isak*

Sabtu, 10 Desember 2005, pk. 13.56 WIB

December 9, 2005

Kukirim doa

Filed under: Hello World?!!! - reena @ 6:41 am

Manusia laksana buih di luas wajah samudera
yang mengambang di atas tipis permukaan air
Ketika angin bertiup, ia hilang
seolah ia tidak pernah ada
Begitulah hidup kita, dihembus oleh kematian
(Kahlil gibran)

Pukul 5 kurang tadi pagi, telepon di rumah berdering. Suara ibundaku yang lama tidak kudengar -tepatnya sejak hari Minggu lalu, terdengar dari ujung telepon. Di tengah usahanya menahan isak, ibundaku mengabarkan bahwa adiknya tercinta –Oom Gatot, akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 04.30 WIB.

Innalillahi wa innailaihi roji’un
Sesungguhnya kita milik Allah dan akan kembali kepada-Nya

Om Atot –begitu kami biasa panggil Oom Gatot, sudah terbaring kritis sejak Sabtu malam (3/12) akibat kecelakaan mobil. Berdasarkan informasi yang aku terima, mobil yang dikendarai Oom Atot masuk jurang. Dengan siapa, kapan, atau bagaimana kronologisnya aku tidak tahu pasti. Karena Minggu pagi, setelah ibundaku mendapat kabar (tak lengkap) itu, ibundaku langsung ke Bandung dan selanjutnya ke Jakarta bersama Andung (nenek), dan Uwak. Setelah itu, kondisi Oom Atot hanya aku terima dari Oom Wowo.
Kondisi Oom Atot kritis karena mengalami pendarahan pada otaknya, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir dini hari tadi.

Meski tidak bisa hadir dalam pemakamannya hari ini, teriring doaku agar Allah mengampuni segala dosanya dan menerima segala amal ibadahnya. Semoga Allah juga berkenan melapangkan kuburnya serta menempatkannya di tempat yang Ia muliakan. Amin.

Jumat, 9 Desember 2005, pk. 13.41 WIB

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here