.::bintang kecilku::.

April 19, 2006

Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran

Filed under: Hello World?!!!, Fave - reena @ 9:49 am

Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran

Beberapa malam terakhir, petualangan Harry Potter cs di Hogwarts menjadi teman pengantar tidurku … hekekeke … Karena hanya sempat dibaca sebelum tidur, jadi Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran itu belum habis kulahap. Agak sebel sih, tapi yah, bisanya baru begini mo gimana lagi T_T

Terus terang, kagum aku sama Bu JK. Rowlings ini. Bisa menciptakan nama yang ajaib-ajaib, bikin cerita yang ga kalah ajaib, juga detail-detail lain yang sama ajaibnya dengan dunia sihir. Kadang aku mikir “kok bisa ya kepikiran sampai segitunya …”. Tapi mungkin itulah kehebatan para penulis ya … tentunya yang sama sekali ga aku miliki … ^_^ …

Terus terang, daripada novel, aku lebih suka baca komik. Baca novel romantis, takut parno. Baca novel horor, males ngebayangin makhluk-makhluk aneh yang mengerikan.
Dan alasan lain aku ga suka novel adalah tulisannya yang minim ilustrasi, bikin pusing.
Novel yang pernah aku baca pun bisa dihitung dengan jari. Paling hanya serial detektif 5 Sekawan dan sebangsanya, Chicken Soup, Child Called “It” (tapi belum selesai triloginya … *sebel*), mmhhhh apa lagi ya???
Well, lainnya, adalah komik!!

Apdet, Kamis 20 April 2006
Fiuuh!!! Akhirnya, selesai sudah HP aku baca. Pas aku lirik jam di kamar, ternyata dah jam 00.14 WIB, hiks … dah lewat waktu ngantuk. Alhasil abis itu, aku ga bisa merem. Gugulingan sana sini tetep aja ga bisa tidur.

Sebenarnya agak males baca HP yang ini, sebab aku (ga sengaja) tau kalo Dumbledore -kepala sekolah Hogwarts sekaligus orang yang paling ditakuti oleh Voldermot, meninggal. Gara-gara baca intisari. (hihihi … Dumbledore bukan meninggal gara-gara baca Intisari -emang di sana ada???, tapi aku tau kalo Dumbledore meninggal gara-gara baca Intisari yang mengulas Harry Potter)

Tapi, ada beberapa hal menarik di buku ini, yang lumayan mengobati ‘kekesalanku’ itu.
Seperti, kisah cinta singkatnya Harry dan Ginny (i love it! tapi sedih juga mereka harus pisah … hiks … they love each other …), semakin dekat dengan Voldermot (Harry -berkat Dumbledore, tau ada 6 Chorcux tempat Dia-Yang-Tidak-Boleh-Disebut-Namanya menyimpan sebagian nyawanya. Dua diantaranya -secara tidak sengaja, dah dihancurkan Harry), dan -last not least- semua orang akhirnya tau kalo Snape (guru ramuan yang adalah musuh bebuyutan ayah Harry, mantan pelahap maut yang berambisi banget jadi guru Pertahanan Ilmu Hitam, orang yang akhirnya menghabisi nyawa Dumbledore -orang yang memberi kepercayaan besar terhadap si rambut-licin itu) emang jahat dan layak untuk dibinasakan.

Sekarang tinggal tunggu versi filmnya. Terus terang, mending baca bukunya. Aku agak kecewa dengan film Harry Potter and The Prisoner of Azkaban. Sirius Black -wali Harry, ga seganteng yang di bayanganku … wekekeke … Dan kurang mencekam!
Film yang terakhir Harry and The Goblet of Fire blom nonton (ehm … ehm, Cilacap ga punya bioskop, jadi kudu nonton di VCD … hiks!). Tapi dari cuplikannya sih sepertinya keren, jauh lebih fantastis dari sebelumnya.

Dan juga tinggal tunggu seri ke-7 yang katanya adalah seri terakhir … ???? …
Apa ’sang terpilih’ mampu menyelesaikan ramalannya dengan happy ending?
Apa Harry Potter akhirnya bareng lagi sama Ginny Weasly?
Apa Ron Weasly dan Hermione bisa mengalahkan gengsiannya, dan jadian?
Meski sudah membunuh Dumbledore, sebenernya di posisi mana si Snape berdiri? Mengingat Dumbledore memercayai Snape sepenuh hati. Dan -masih menurutku, Dumbledore yang bijak ga mungkin salah memercayai orang.

Mmmhhh, harapan semua orang sih semua akan berakhir dengan happy ending. Tapi mengingat pengarang luar berani untuk membuat ending cerita yang benar-benar di luar harapan pembaca/penonton atau justru menggantungkan cerita itu sendiri, aku sekarang hanya bisa berdoa dengan sangat agar Bu JK. Rowling bersedia mengakhiri cerita dengan indah … amin … :P

25 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://reena.blogsome.com/2006/04/19/harry-potter-dan-pangeran-berdarah-campuran/trackback/

  1. Mbak ren, aku adalah salah satu penggila novel dan buku, tapi yang aku heran kenapa aku ngga pernah bisa suka baca novel-novel Harry Potter? kesan pertama: bertele-tele… pas pengen langsung tahu kayak apa sihirnya si hari, eh.. ceritanya belak belok ngga karuan… Agatha Christie juga bertele-tele, tapi jauh lebih menarik buat aku. just my own opinion, different people different interest.

    Comment by galih — April 19, 2006 @ 2:06 pm

  2. satunya satunya novel yang pernah aku baca cuman lupus…lupus…dan lupus…… (novel bukan sih itu..hehehe).

    harry potter bukune sopo kui,.. ojo ojo bukune anake tonggo mbok sandera..hehehehe…

    salam

    Comment by aji — April 19, 2006 @ 11:59 pm

  3. *galih
    hihihi, bener. Sodara kembar aja bisa beda maunya. Dan perbedaan itu yg bikin indah *cieee* ada merah, ada kuning, ada hijau, ada hitam, ada abu-abu, dll …
    Aku pernah baca 1 buku Agatha Christie, judulnya lupa, pokoknya ada tujuh-tujuhnya gitu deh. Ceritanya bagus, aku dibikin bingung (semoga bukan karena aku yg bodoh :P ) dg misterinya. Tapi karena terlalu bisa membuat aku terbawa ke sana & aku bisa ngerasain suasana yang mencekam, membuatku akhirnya memutuskan untuk … tidak lagi membaca buku Agatha Christie!!! … wakakakaka … aku kan penakut … ^_^’

    Entah sampai kapan aku tidak melirik buku-buku itu. Dan entah nanti ada angin apa yang akan membuatku menyentuh buku-buku itu lagi … hixixixixi …

    Kalo HP, justru dengan alurnya yang lama, si ibu JK. Rowlings itu bisa benar-benar menggambarkan daerah yg full of sihir dg oke banget. Sampai ke detil-detilnya … senang rasanya bisa berkunjung ‘ke sana’ … amazing.

    Comment by reena — April 20, 2006 @ 2:27 am

  4. Misteri Tujuh Lonceng (Seven Dials Mistery) yak? pemuda yang katanya mati terlindas mobil tapi nggak jadi? hehe… apa Seven Deadly Sins? kalo yang ini aku belom baca, abis tebel banget, jadi males bacanya…
    (Lho kok jadi ngomongin Agatha Christie di koment-nya JK. Rowling? hihihi.. habis aku nggak nyambung ama JK… ^__^)

    Comment by galih — April 20, 2006 @ 3:04 am

  5. weh, kesambit opo kowe, kok saiki gelem moco buku …. kekekeke

    btw, soal kopdar, aku wis ngomong unai and yuti, tgl 6 mei ono cah ndeso sing pingin kopdar nang kutho. saiki, kowe ngandani unai opo yuti (yutie.blogspot.com) soal rencana kuwi. kan aku yo durung ngandani wong aku durung ngerti, kowe ki mangkat seko ndesomu pas tgl 6 Mei kuwi opo sakdurunge. terus nang jogja pas tgl 6 kuwi kowe ono acara opo wae. dadi bisa ditentuken, kapan jam kopdare dimulai. paling tidak, kopdar dilakukan setelah urusanmu di jogja selesai. lak yo ngono, to?

    Comment by irfan — April 20, 2006 @ 3:18 am

  6. *galih
    Jujur, Lih??? Aku dah lupa dengan judul & ceritanya … wekekeke … Dan aku juga dah lupa dg apa yg membuatku ‘tegang’. :P Hmmmm, tentang apa ya … pokoknya ada gambar orang-orang negro gitu deh … Hmmm, jadi bingung, jangan2 bukan Agatha Christie … wakakakaka … parah ingatanku ini …

    Comment by reena — April 20, 2006 @ 3:28 am

  7. *aji
    Wah aku juga tidak melewatkan Lupus :P Lupus, Lupus Kecil, Olga … ^_^ …
    Tapi aneh yah, ketika kuliah aku baca Olga lagi kok aku mikir, “Ih, ni anak kurang ajar bener sih sama maminya!”. Dan akhirnya aku ga berniat baca Olga lagi … hihihihi … Padahal dulu pas jaman SD/SMP/SMA (???), bisa ngikik abis2an baca Olga … hhhh, aneh!!!

    Comment by reena — April 20, 2006 @ 3:32 am

  8. hmmmm aku lebih suka baca novel, tapi bukan sandra brown dkk, ga suka novel romantis…abis endingnya gitu2 doang…ga seru

    dan ga suka komik, abis merasa rugi beli komik hihihi ndak tau kenapa…mungkin karena komik itu kecil, tulisanya dikit dan terlalu banyak gambar, tipis puala…dan mahaaaal :( (

    Comment by Di — April 20, 2006 @ 7:28 am

  9. *irfan
    wis tak bales di imelmu … *huatchhhi*

    *di
    waaa, lama ga keliatan. ke mana aja, bu? baik semoga. (hikiki, padahal aku juga dah lama ga ke sana … :P )
    emang sih, baca komik ga puas. ujung-ujungnya, komik itu aku bolak-balik-bolak sampe kriting. hmmm, harus pake shampo dove yang mana yaaaa … ^_^ …

    Comment by reena — April 20, 2006 @ 9:23 am

  10. Mmmhhh, harapan semua orang sih semua akan berakhir dengan happy ending. Tapi mengingat pengarang luar berani untuk membuat ending cerita yang benar-benar di luar harapan pembaca/penonton atau justru menggantungkan cerita itu sendiri

    Aku sih oke-oke saja kalo ceritanya happy ending dengan logis. Tapi kalo happy ending-nya dibuat-buat aku malah benci setengah mati. Kayak sinetron Indonesia tuh, happy endingnya banyak yang dibuat2. Misal: ada cowok cinta ama cewek tapi ngga kesampaian, ceweknya cinta ama cowok lain dan udah mau nikah. eeh… endingnya pernikahannya gagal (pas akad nikah lagi) dan si cewek jadian sama si cowok yang pertama (yang hampir mati patah hati). huh… menyebalkan!!! nggak logis banget…

    Comment by galih — April 21, 2006 @ 12:15 am

  11. *galih
    yup! setuju.
    btw lih, bukan pengalaman pribadi, kan???? … piss, lih … ^_^ …

    Comment by reena — April 21, 2006 @ 1:23 am

  12. waa.. udah lama ga baca intisari. intisari skrg berisi resensi juga toh. (padahal mungkin udah lama ya.. hehe..)

    Comment by sa — April 23, 2006 @ 9:34 am

  13. iya, mba … sekarang ada resensi. seringan buku … :)

    Comment by reena — April 24, 2006 @ 3:44 am

  14. waaa sama dong, it’s my favourite too

    BTW, udah ada 2 postingan terbaru kok, cuman kamu perlu scroll kebawah, soalnya kalau buka di Internet explorer tampilannya turun ke bawah…dari dulu gak tau kenapa, habisnya aku gaptek…udah utak atik gak nemu juga masalahnya

    postingan terbaru seru loh, kartiniian di sekolah Fawwaz. ayo mampir lagi reena

    Comment by Lili — April 24, 2006 @ 1:35 pm

  15. Hi Rin, suka Harpot yah? Cool. Btw, boleh kok klo mo link blog aku. Thx yah.

    Comment by dewi — April 25, 2006 @ 12:55 am

  16. *Umi Lili
    waduh, kartinian di sekolah fawwaz??? fawaz ga pake kebaya, kan mi? waduh, kudu buru-buru ngecek neh, biar ga ketinggalan cerita … *wuzzzzz*

    *dewi
    ok, mba dewi. thanks yaaa … ^_^ …

    Comment by reena — April 25, 2006 @ 7:02 am

  17. woi, konfirmasimu ditunggu yutie. dia butuh kepastian, ente jadi ke jogja ato gak. piye to, wis dikandani imele awit winginane, malah durung ngandani eo kopdar jogja. ndang……timbang tak klethak kowe….kekekekekekeke

    Comment by irfan — April 25, 2006 @ 8:24 am

  18. eh, nambah, sisan ngandani unai. biar setelah ada konfirm, yutie karo unai berkoordinasi.

    Comment by irfan — April 25, 2006 @ 8:26 am

  19. ampe skrng aku blm pernah baca satupun harry p….hahahaha
    salam kenal n thanks atas kunjungannya

    Comment by bagus — April 25, 2006 @ 10:41 am

  20. *irfan
    opo to, mas irfan, ki … koyok kebakaran jenggot (nduwe jenggot, to?). sampun kulo kirim kangmas. wis winginane. keterangan lebih lanjut via ime wae …

    *bagus
    hehehe … nice blog … btw, ga da keharusan baca HP, kok … ^_^ … serius … :P

    Comment by reena — April 25, 2006 @ 1:11 pm

  21. kalo menurut gue, ada sesuatu yang misterius dari kematian Dumbledor di buku ke-6 karena mayatnya langsung hilang trus Snape juga rada2 aneh gitu. kayaknya ada persekongkolan antara Dumbledor sama Snape deh!!! kayaknya lagi menurut felling gue Dumbledor belum mati.

    Comment by sapta — February 28, 2007 @ 1:34 pm

  22. kayanya selama ini gw terinspirasi dengan karakter dan film film nya.pokonya itu semua bikin gw jadi seorang pengoleksi semua film nya.dan gw ngefans banget

    Comment by regar — June 19, 2007 @ 2:14 am

  23. walo pun HP6 nya belum rilis di cinema, tp kayaknya aq dah punya gambaran jelas tentang alur cerita setelah membaca buku.
    HP5 dan HP6 terlihat klo harry semakin egois aja.
    sampe skg HP4 tetep menjadi favoritq “goblet of fire”

    Comment by hatta zaen — September 22, 2007 @ 6:25 am

  24. Ellowww.
    Q itu penggemar berat HP Q dah punya lengkap Novelnya dari pertama hingga ketujuh
    Q ga suka2 amat ma Hp yg ke-6 coZ ceritanya disitu bertele-tele pertempurannya aja Kurang..
    Bagusan lagi Hp orde Phoenix…
    Novel ke-5 itu adalah dimana awal pertempuran bangkitnya Si Voldy…
    waktu Q baca HP-7 mata ku dah bengkak semua….
    Q balap bacanya sampe 3 hari…..
    padahal waktu itu Q lagi ujian…
    Disuruh keperpus..
    eh Q malah baca HP…..
    hehehehhehe
    ini nieh blog Q…
    www.potterius.blogspot.com

    Novel ke-7 itu bikin Q sedih campur lega….
    Klo difilmkan pasti bagus banget…
    Mungkin bisa ngalahin LORD OF THE RING: THE RETURN OF THE KING
    asyikkk dechhh…..
    kasi dahhhhh

    see you///…..

    Comment by jonathan — May 21, 2008 @ 5:18 am

  25. HP merupakan buku yang fenomenal, tapi knapa ya, endingnya terasa gimana gitu kalo dibandingin ama cerita keseluruhannya,, :P lam kenal sblumnya,,,

    Comment by Iowa Van Daa — July 3, 2008 @ 7:07 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here