Jogjaku … Jogjamu … Jogja kita
Gambar-gambar di TV, di koran sudah cukup menggambarkan pilunya keadaan di sana.
Tak ada kata lain yang bisa terucap dari bibir ini, kecuali … turut berduka atas bencana itu. Be tough, and be strong!
Semoga Jogjaku … Jogjamu … Jogja kita bisa segera bangkit dari keadaan ini.
Semoga warga Jogjaku … Jogjamu … Jogja kita tetap diberi ketabahan dan kesabaran untuk melewati cobaan berat ini. Amin!
catt dari BMG :
Sabtu, 27 Mei 2006, pukul 05.53.57 WIB terjadi gempa dan pusatnya berada di 8.26 LS - 110.31 BT, di laut 37 km selatan Yogyakarta, kedalaman 33 km, magnitude 5.9 Mb.
PS :
gimana kabar teman-temanku di Jogja, Klaten, Solo??? Semua baik-baik aja, kan?? Semoga semuanya baik-baik aja. May God always keep you save …
Cilacap sempat merasakan getaran gempa yang pertama. Gempa susulan setelah itu sudah tidak terasa hingga Cilacap.

Air mata lelaki itu berjatuhan…tatapannya pilu…direngkuhan, anak laki-lakinya tergeletak tak bernyawa bersimbah darah…ia masih 5 tahun…kata ibunya kemarin, ia anak yang baik, ia sangat pintar….
sesenggukan lelaki itu mengisaratkan kehilangan yang begitu dalam…
Ya..Robb….
( sepintas satu kisah jogja )
Comment by zwie — May 29, 2006 @ 1:27 pm
Turut beduka cita untuk Jogja dan sekitarnya
pas itu aku ada di PWR jeng reena
huhu serem, PWR kena imbas juga, tapi ga parah
Comment by Di — May 30, 2006 @ 6:07 am
*zwie
*speechless*
*Di
waduh, tapi ga kenapa-kenapa, kan???
Comment by reena — May 30, 2006 @ 7:31 am
Tetap Tabah dan kuat
Comment by Leo — May 30, 2006 @ 11:51 am
si imut-ku alhamdulillah juga ngga pa pa
Comment by galih — May 30, 2006 @ 12:13 pm
im not okay! hixhixhix…..
Comment by sash — May 30, 2006 @ 2:26 pm
saya kemarin habis pulang dari bantul, 3 hari yang melelahkan tapi penuh arti….sepenggal kisah dari sana :
Hari demi hari pasca gempa : saya dan team rescue dari PERTAMINA PEDULI men-survei untuk mendirikan posko kemanusiaan,kami melewaki daerah niten, suren, pundong, kecamatan jetis dan imogiri…jelas terbayang dalam ingatanku daerah itu seperti daerah mati…ya ALLOH…tanah pun terbelah…tenda seadanya didirikan diluar rumah hanya beralaskan aspal di pinggir jalan…tak terhitung tatapan mata penuh harap dan pasrah menunggu uluran tangan yang tertuju kepada rombongan kami…ingin kami memberikan bantuan kepada semua korban yang kami lewati, apadaya perbekalan yang kami bawa tidakmencukupi untuk itu….saya teingat tatkala memberikan makanan ke salah satu korban bencana : ” Mas, tolong doakan kami supaya bisa bertahan hidup dan tetap saling menjaga hati yang tabah ini”….ya ALLOH, begitu miris hati ini…
Team kami mengarah ke daerah pegunungan yang lebih jauh dari kota bantul mendekati pusat gempa….kami berhenti di lapangan kecil yang becek dan dipenuhi dengan tenda2 pengungsian, tapi dalam hati kami berkata “heran”, kenapa tidak ada orang??? saya bertanya kepada pengungsi yang kebetulan lewat, kenapa tidak ada pengungsi ?? orang tersebut hanya menunjukan telunjuknya ke arah bukit2 terjal di depan kami )….Jauh mataku memandang dan ternyata puluhan bendera - bendera putih yang terlihat di balik pohon2…)
Pengungsi tsb bilang bahwa satu bendera putih terdiri dari 2-3 kepala keluarga yg sudah dari 2 hari yll naik ke gunung karena takut isu tsunami ( masih ada moral bobrok segelintir orang yg tdk bertanggung jawab menghembusakn isu tsunami ) dan belum dapat bahan makanan,obat2an serta tanpa memakai tenda ….subhannalloh…dengan adanya puluhan bendera putih berarti ada ratusan orang yang tidak makan, tidak menggunakan tenda walaupun hanya untuk berlindung dari teriknya sinar matahari ataupun lebatnya hujan yang turun…belum lagi kondisi gelap gulita karena lampu mati…
kami memutuskan untuk mendirikan posko di daerah ini yang posisinya dekat “GOA CERME”, kami sekuat tenaga membujuk pengungsi mau untuk turun ke tenda posko kita….setelah satu persatu turun, tepat seperti dugaan kita ternyata pengungsi yang lari ke gunung jumlahnya ratusan…dari ratusan ini hanya beberapa yang tanpa luka fisik…puluhan orang menderita patah tulang..tak terhitung korban yang lukanya sudah mulai membusuk karena belum mendapatkan perawatan..tampak pula trauma akan gempa,psikis dan shock yang berat….
Tak terasa tetes air mata mengalir menyaksikan perjuangan “JIHAD” para pengungsi untuk tetap hidup..
3 hari yang penuh arti dan tak terlupakan….
Ya ALLOH, engkau yang maha pengasih dan penyayang, kuatkanlah hati mereka, permudahkanlah urusan mereka, hanya kepada engkaulah aku memohon dan meminta….kabulkannlah doa kami dan doa mereka….
Comment by ashza — May 31, 2006 @ 5:43 am
bantu kami. Kunjungi http://jelpjogja.net/ for more info
Comment by zam — May 31, 2006 @ 7:52 am
http://helpjogja.net maksudnya..
Comment by zam — May 31, 2006 @ 7:55 am
*Leo
setuju!
*Galih
alhamdulillah …
*Sash
Duh, kamu kenapa???? luka, ga? trus????
Comment by reena — May 31, 2006 @ 9:07 am
*ashza
”Mas, tolong doakan kami supaya bisa bertahan hidup dan tetap saling menjaga hati yang tabah ini”
Duh, aku paling trenyuh baca bagian ini.
Ya Allah, tolong dengar doa mereka … beri mereka kekuatan dan ketabahan … amin!
Aku blom bisa ke Yk, Cil …
*zam
semoga banyak yang terketuk hatinya, ya Zam …
Comment by reena — May 31, 2006 @ 9:10 am
*ashza
”Mas, tolong doakan kami supaya bisa bertahan hidup dan tetap saling menjaga hati yang tabah ini”
Duh, aku paling trenyuh baca bagian ini.
Ya Allah, tolong dengar doa mereka … beri mereka kekuatan dan ketabahan … amin!
Aku blom bisa ke Yk, Cil …
*zam
semoga banyak yang terketuk hatinya, ya Zam …
syukurlah, kamu baik-baik aja, Zam …
Comment by reena — May 31, 2006 @ 9:12 am
akuuuu datangggggggggggggg dan aku sedihhhhhhhhh
Comment by ipal — June 1, 2006 @ 12:59 pm
*ipal
sedih karena kosmu ancur, atau sedih karena ga da yang inget ultahmu???
well, hepi belated b-day deh …
hope you all the best!!!
met beberes kos, yah … and welcome ‘home’
Comment by reena — June 1, 2006 @ 1:59 pm
jogja aman…terutama lokasi rumahku..heheheh….
Comment by pepeng — June 2, 2006 @ 1:32 am
alhamdulillah kosku gapapa…
tapi sempet trenyuh melihat di RS Sardjito kmaren…
Comment by thestoopid — June 2, 2006 @ 3:19 am
*pepeng & thestoopid
syukurlah kalian tidak apa-apa …
Comment by reena — June 2, 2006 @ 5:16 am
menurut USGS.. punya amrik.. gempa di jogja itu berkekuatan 6.3 SR… lokasinya deket2 bantul…
anyway.. turut berduka cita buat Jogja..
Comment by amellie — June 4, 2006 @ 8:55 am
kemarin jadi ke solo? tak tunggu kok ga ada sms darimu
keluarga cilacap baik2 aja to?
Comment by irf — June 5, 2006 @ 3:58 am
aku kemaren kena tilang… trus ktemu ma deni yg rupannya kena tilang juga hehehe…
salam buat oi
Comment by ryu — June 5, 2006 @ 10:35 am
*amellie
semua orang bersedih. gempa itu telah menghancurkan wajah kota yang cantik itu …
*irf
sorry, mas irf. kemaren ga sempet sms. aku ga jadi ke solo. … maaaaap …
*ryu
waduh, tilang opone? rak kabehane wis lengkap, to??? ckckckck … lha trus, deni keno opone???
Comment by reena — June 6, 2006 @ 3:57 am