.::bintang kecilku::.

July 28, 2006

Generasi Instan

Filed under: Hello World?!!! - reena @ 10:36 am

Wuihihihihi, sebenernya malu mo nulis ini.
Soalnya, gile! Gaya bener si reena ini. Berasa hidup di kota metropolis yang ga punya pasar.
Jadi ceritanya, Kamis sore, pulang ngantor aku dan Oi mampir RITA –the one and only supermarket in town *hiks*. Tujuannya dah tau, yaitu beli sayur … weleh-weleh, reena … reena … sebegitu sibuknyakah sampe kudu beli sayuran di supermarket …!!!

Yah, harap maklum … soalnya 2 hari sekali bobo di rumah sakit nemenin ibunda, 2 hari sekali juga bobo di rumah ibunda nemenin nenek –sementara adikku gantian nemenin ibunda di rumah sakit. Jadi pulang ke 28 (rumah kontrakanku. Nomornya 28, sementara rumah ibundaku nomornya 77. Rumah 28 dan 77 satu RT dan satu gang!!! Hehehe), dah agak siang, trus beres-beres dan langsung berangkat kerja. Sementara pulang pasti menjelang maghrib, kalo ga pulang malem. Jadi ga sempet mampir ke warung, dll. *ngeles mode on*

Tapi karena minggu ini aku masuk pagi, jadi pulang jam setengah 6 sore (nunggu jemputan Oi) dan sempet ke supermarket itu tadi … wehehehe …

Dan baru berasa aneh pas udah nyampe dalem. Ketika dah deket sama sayur-sayuran baru mikir, “Gile bener, kaya udah tinggal di Jakarta aja, neh! Beli ginian aja di supermarket! Hekekeke” … ^_^ …
Dan ketauan jarang masaknya keliatan ketika kebingungan mo masak apa … wahahahaha!!!!
Akhirnya … tau apa yang kupilih???? … Taraaaaaa … tempe. Aku mo masak tempe penyet … wehehehehe … rak mutu tenan, reena iki … milih masak yang gampang … :P

Trus berhubung di 28 blom ada bumbu-bumbu masak secuil-cuil acan, beralihlah aku ke tempat bumbu masak. Tapi aku cuma beli cabe merah, tomat, dan jeruk nipis. (oya, dah pada tau blom. Biasanya nasi yang ditaro di magic jar kan suka bau ga enak dan warnanya cepet kuning … Nah, biar ga kaya gitu, pas berasnya diaronin, dikasih jeruk nipis. Dikit aja, ga usah segelondongan. Dijamin, nasi ga gampang kuning dan bau, meski ditaro di magic jar. Ini sih, aku dah tau dari dulu … *akhirnya ada yang bisa dibanggain*)
Nah, pada saat bertemu dengan bumbu-bumbu itulah … “Mmmmh Wi, kalo cari jeruk nipis itu yang gimana seh?” … hekekekeke!!!! (soalnya yang ada, jeruk nipisnya masih ijo-ijo. sementara yang di rumah biasanya dah kuning. ato emang, kudunya milih yang ijo????)
Yah maklumlah, meski rajin nganter ibunda ke pasar deket rumah, tapi aku ga pernah campurin urusan milih-milih … maap yah …

Yah itulah kisah reena kali ini yang baru belajar masak. (sebelom merit aku dah ngasih tau Oi kok, kalo aku bisanya maem, bukan masak … ^_^)

PS : tempe penyetku rasanya lumayan loh … meski bumbu tempenya kebanyakan cuka, meski juga sempet bingung, “untuk sambelnya cabe plus bawang merah atau cabe plus bawang putih, yah …” hehehehe … maaf …

PS : maap blom sempet ‘muter-muter’ (baca:blogwalking)

July 18, 2006

Saved by Nusakambangan

Filed under: Hello World?!!! - reena @ 12:57 pm

Ternyata kabar mengenai tsunami di Cilacap itu benar adanya …
Di wilayah Cilacap timur, terjadi tsunami -meski dalam skala kecil, dan menghancurkan sejumlah infrastruktur di sana.
Kecamatan Binangun adalah wilayah terparah di Cilacap.
Di sana, sampai tadi sore tercatat (data sementara) 48 orang tewas, 12 lainnya hilang. Total di Cilacap, korban tewas mencapai 81 orang, 59 lainnya hilang (data sementara).

Meski di Cilacap timur terjadi tsunami, di wilayah kota aman. Tidak ada air yang menghantam pusat kota, termasuk rumahku dan rumah sakit tempat ibundaku diopname saat ini (padahal jarak antara pantai dan RS dekat sekali, antara 50-100 meter!).
Bahkan di Pantai Teluk Penyu, meski ombak relatif agak besar tapi masih dalam batas normal. Tidak ada kerusakan yang berarti.
Alhamdulillah … aku dan keluarga sampai saat ini baik-baik saja. Aktivitas warga di Cilacap Kota juga sudah kembali normal, meski masih banyak yang mengungsi dan belum balik ke rumah.

Anyway guys … aku pikir, kami masih selamat karena ada Pulau Nusakambangan di selatan Cilacap -yang juga pusatnya Kabupaten Cilacap. Ga kebayang kalo pulau itu ga ada di sana, mungkin aku udah ga bisa blogging lagi di sini, ibundaku … duh! aku ga pernah mau ngebayangin …

Padahal, kondisi Nusakambangan sekarang ini … sudah sangat memprihatinkan!!!

Silakan baca sendiri di sini.
Juga yang ini.

Tolong … selamatkan Nusakambanganku …!!!!

PS : gempa susulan masih terus terjadi.
PS lagi : HPku masih error … hiks!!!!

July 17, 2006

Cilacap Panik

Filed under: Hello World?!!! - reena @ 12:53 pm

Sore tadi, sekitar jam 3 lebih, … zwing … zwing … “Walah, gempa maning!!!” Tapi getarannya ga begitu besar seperti gempa di Yogyakarta yang juga terasa sampai Cilacap.
Pikiran langsung melayang ke Yogyakarta yang memang masih sering terjadi gempa susulan.
Langsung surving internet … ternyata gempa juga dirasakan di Jakarta & Bandung. “Wah, jangan-jangan patahan di Jakarta itu yang bergerak” … atau … “si anak Krakatau menggeliat lagi” … atau … “…”
Ga lama kemudian, ternyata diketahui, gempa terjadi di sekitar Laut Pangandaran, dengan kekuatan 5,5 SR (dari detikcom, tapi disebutkan juga kekuatannya 6,1, 7,2, entahlah…).
Warga Cilacap yang sensitive dengan isu tsunami pasca bencana Aceh, langsung panik. Dari kabar yang masuk ke studio dan yang diperoleh reporterku, terjadi tsunami di beberapa tempat, seperti di Binangun dan Adipala. Katanya, di wilayah itu, air laut mencapai daratan. Warga pun langsung mengungsi. (Tapi, kata Mama & Papa Oi yang langsung ke pantai begitu ada gempa, air laut sempat surut sebelum ‘menghantam’ bibir pantai. Tapi menurutku –sepertinya, kalaupun terjadi tsunami, tidak sebesar tsunami di Aceh).

Ga berapa lama, beberapa jalan protocol di wilayah kota dipenuhi kendaraan, juga warga yang jalan kaki. Beberapa tempat juga dijadikan tempat konsentrasi massa, seperti di Masjid Agung Darussalam, dan alun-alun.
SPBU-SPBU pun langsung dipenuhi antrian kendaraan …

Panik … bingung … seperti itulah gambaran Cilacap sore ini …

Tapi tadi petang, kondisi udah agak tenang, meski kendaraan masih berkerumun di jalan, masih bergerak ke luar Cilacap.

Reena panik??? Sebenarnya engga, tapi lumayan panik karena ibundaku baru tadi pagi masuk RSPC, lantai 3, yang lokasinya dekat Pantai Teluk Penyu!!!!! HUH …!!! Kenapa HP-ku rusak di saat-saat gini sih!!!!
Sesaat setelah gempa, aku masih bisa ‘mendinginkan’ kepalaku. Tapi begitu baca ternyata lokasi gempa di sekitar Pangandaran, langsung aku sms Cahyo –adikku (pake HP kantor :P ), minta langsung ke RSPC. Ternyata dia udah di sana. Kata Cahyo, Oom Wowo –adik ibundaku yang kapalnya baru bersandar di Cilacap bilang, tinggi ombak sampai 7 meter!!!

Well, guys … aku dan keluarga baik-baik aja … at least for now. Just pray for us, okay …
Sepertinya, komunikasi juga kurang lancar, mungkin traffic sibuk karena banyak yang masuk, banyak juga yang keluar …

Update :
Tsunami terjadi di Pangandaran, 5 tewas, termasuk balita yang terseret ombak. Selain itu, tsunami juga terjadi di Kebumen. (dari detikcom)

July 11, 2006

Ayo Zidane … kasih tau dong

Filed under: Hello World?!!!, Fave - reena @ 6:57 am

Masih tentang Piala Dunia …
Meski perhelatan akbar itu sudah usai, tapi perbincangan tentang Piala Dunia terus berlanjut. Apalagi kalau bukan seputar insiden Zidane pada babak perpanjangan waktu itu.
Dan ini ada beberapa artikel menarik dari detikcom tentang spekulasi provokasi yang dilakukan Materazzi yang menyebabkan sang dewa ‘murka’.

Selasa, 11/07/2006 10:10 WIB
‘Materazzi Sebut Hal Serius’

London - Zinedine Zidane masih tutup mulut mengenai alasan menyeruduk Marco Materazzi. Namun Zidane lewat agennya mengatakan dia memang terprovokasi dengan ejekan serius dari bek Italia ini.

Sebelumnya diberitakan bahwa Zidane melakukan ulah seperti itu karena Materazzi mengejeknya dengan kata-kata teroris. Namun berita tersebut segera dibantah oleh Materazzi sedangkan Zidane belum mau berkomentar

Satu hal yang pasti, Zidane memang terprovokasi oleh kata-kata bek Italia itu. Kepada Migliaccio, mantan Pemain Terbaik FIFA itu mengatakan bahwa Materazzi telah mengeluarkan kata-kata ejekan yang serius.

“Dia mengatakan kepada saya Materazzi telah mengatakan sesuatu yang sangat serius kepadanya namun dia tidak mau mengatakan kepada saya apa itu,” ungkap Migliaccio seperti dilansir BBC.

Migliaccio menambahkan bahwa Zidane tidak mengetakan secara detail apa yang dikatakan Materazzi. “Saya tidak tahu. Zidane tak ingin mengatakan hal itu namun mungkin pekan depan semua dapat diketahui,” ujarnya.

“Dia pria yang normal yang membiarkan apa yang terjadi atas dirinya namun hari Minggu malam sesuatu meledak dalam dirinya. Dia sangat kecewa dan sedih. Dia tidak ingin mengakhiri karirnya dengan cara ini,” kata agen Zidane ini.

dan yang ini up-dating-nya … cukup membuat aku shock!

Selasa, 11/07/2006 12:36 WIB
Provokasi Itu, ‘Anak Pelacur Teroris’

London - Jika ahli pembaca gerak bibir benar, maka Marco Materazzi dalam masalah besar. Provokasi yang dilakukannya sangat kejam yakni menyebut Zinedine Zidane sebagai ‘anak seorang pelacur teroris’.

Hasil pengamatan ahli pembaca gerak bibir bernama Marianne Frere dipublikasikan oleh suratkabar The Sun seperti dilansir Tribalfootball, Selasa (11/7/2006).

Materazzi mengucapkan provokasinya dalam bahasa Italia. Namun Zidane bisa memahaminya karena pernah bermain selama lima tahun di Juventus.

Insiden berawal dari tugas Materazzi mengawal pergerakan Zidane. Pada satu momen, bek Inter Milan itu meremas puting lawannya. Kalimat pertama yang terbaca oleh Frere adalah, ‘bola tinggi bukan untuk kotoran sepertimu’.

Hinaan yang dimaksud dalam bahasa Italia ialah Feccia yang dalam bahasa Inggris adalah scum atau s**t.

Usai hinaan ini, Zidane masih tersenyum dan berlalu. Tetapi kemudian terbaca kalimat lain yakni, ’semua orang tahu kau adalah anak seorang pelacur teroris’. Usai kalimat inilah Zidane membalikkan badannya dan menanduk dada Materazzi.

Dari sumber orang yang dekat dengan tim Italia menambahkan, usai meremas puting Zidane, Materazzi bertanya,”Kenapa, bukankah kau suka?” Zidane membalas, “Sedikit terlalu keras untuk membuat aku terangsang.” Namun Materazzi kemudian melanjutkan, “Ya. Aku melakukannya karena aku tahu seperti apa ibumu.”

Hanya Tuhan, Zidane, dan Materazzi yang tau apa yang terjadi saat itu. Tapi kalau ahli pembaca gerak bibir ini benar … &^$$!@#&*^$*!?%&#!$#*!?!!!!!
Jadi penasaran dengan akhir cerita ini. Akankah Zidane buka mulut untuk mengungkap misteri insiden ini????

-reena yang tetep suka Zidane-

July 10, 2006

Demam Piala Dunia Dalam Semalam

Filed under: Hello World?!!! - reena @ 5:29 am

Hehehehe, aku ga bakal mengulas atau bercerita tentang Piala Dunia, karena aku awam di olah raga ini (dan olah raga-olah raga lainnya … hihihihi). Lagi pula, aku ga ngikutin perhelatan akbar ini serutin para mania bola lainnya, save my energy untuk perhelatan akbarku sendiri tanggal 2 Juli kemaren … hehehe …
Tapi tetep, rasa penasaran siapa yang jadi juara PD 2006 menggelitikku.
Walhasil, tadi malam -mulai jam 10, aku dan Oi dah nongkrong di Griya Patra buat No Bra … huhuy! Judulnya rusuh, yah … Eiiits, No Bra yang maksudnya Nonton Bareng Piala Dunia … hekekeke …

Berhubung ga ngeh sama perkembangan sepakbola saat ini, jadi aku nunut Oi aja ngedukung Perancis … hekekeke … Padahal di Le Blues aku cuma tau 2 nama, Zidane sama Henry … ^_^ …
Tapi karena ini partai terakhirnya Zidane, aku jadi mendukung penuh Perancis untuk jadi juara.

Tentang jalannya pertandingan menurutku? Jangan tanya deh, soalnya mata yang berat ditambah dinginnya ruangan No Bra, ga sadar kepalaku dah kaya ayam yang lagi ‘nutuli’ jagung di tanah … di babak pertama, mata masih bisa diajak kompromi. Tapi di babak kedua dan perpanjangan waktu … “tuk” jatuh, melek lagi … “tuk” jatuh, melek lagi … “tuk” jatuh, merem terus sampe ruangan heboh waktu Zidane mau ngegolin lagi, tapi berhasil ditepis Buffon. Mmmmh, bener ga yah??? Ga begitu jelas, soalnya ya itu … ngantuk. Tapi abis itu, aku melek terus kok … hehehehe …

Juga ketika si Zidane dikartumerahkan oleh wasit … hiks …

Entahlah, aku yang awam bola ini harus berkomentar apa. Aku cuma sedih … hiks, kok dia mengakhiri karir sepak bolanya dengan seperti ini? Hiks … masa orang yang tenang –menurutku, bisa tiba-tiba ‘nyeruduk’ kaya gitu … hiks … kasihan Zidane … Pasti ada sesuatu!
Cuma ini yang aku baca tadi tentang insiden itu. Sudahlah, nasi sudah menjadi bubur … semoga bubur itu tetap enak dimakan, selezat bubur ayam Bandung … mmmmh, yummieee … *halah, ga nyambung*

Buntut dari No Bra, “Wi, kalo nanti punya anak cowok, dikasih nama Zidane, yah” …
Hakakakaka …

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here