Ultah Ibundaku … Semakin Cinta
Alhamdulillah, saat ini, ibundaku masih diberi umur dan masih berada di antara kami.
Meski seiring dengan berjalannya waktu, maka usia ibundaku -juga kita semua, akan terus menyusut, tapi aku tetap sangat bersyukur masih bisa bersama ibundaku hingga saat ini.
Dan hari ini, ibundaku ulang tahun lagi.
“Met ulang tahun, ya Ma. Semoga Allah selalu melimpahkan kesehatan, kebahagiaan, dan rezeki yang berlimpah untuk Mama”
Aku juga bersyukur, ibundaku masih bersamaku ketika aku menikah dan sekarang hamil. Karena dengan kehamilan ini, aku semakin bisa mulai merasakan ‘kesusahan’ yang telah dialami beliau.
Bayangin aja, dulu aku kira orang hamil paling cuma nanggung berat beberapa kilo di perutnya. Tapi ternyata, kudu ngadepin rasa mual hampir sepanjang hari -meski ga semua ibu hamil, hidung jadi sensitif banget, sering migrain, dan berbagai macam ‘rasa aneh’ yang terjadi pada tubuhku ini.
Belum lagi kekhawatiran dan kecemasan pada waktu persalinan nanti -duh, semoga si dedek lahir sehat dan sempurna ga kurang suatu apa, kekhawatiran apakah aku dan Oi bisa jadi ortu yang baik, mampu memberikan pendidikan yang baik, menjamin kesehatannya, dll.
Udah gitu, kemarin waktu ngumpul sama temen-temen, ada anak kecil yang jatuh dari sepeda sampai nyungsep di got depan rumah temanku itu. Duuuh, aku ngebayangin kalo nanti anakku yang jatuh atau kenapa-kenapa, gimana ya … “Bu Rina, Thole anak ibu tadi … bla … bla … bla” … Duuuh, lututku aja dah lemes duluan bayanginnya.
Tapi dari itu semua, aku jadi bisa sedikit merasakan apa saja yang sudah dilalui ibundaku selama ini, mendampingi 4 orang anaknya seorang diri. Dan mungkin yang terberat bagi beliau adalah ketika ayah dan kakak sulungku meninggal. Karena aku ga berani bayangin jika itu terjadi padaku sekarang, besok, lusa, 1 tahun lagi, 2 tahun lagi … atau kapan pun itu.
Maka dari itu, dengan kehamilanku ini, aku jadi semakin merasa tambah sayang sama ibundaku itu. Bahkan, kami jadi semakin dekat. Soalnya, apa-apa aku tanya sama beliau, termasuk juga minta ajarin masak … hehehe …
Ah, pokoknya aku sayang sama ibundaku itu … Met ulang tahun ya, Ma …
Ya Allah, bantu kami -anak-anaknya, agar bisa selalu membahagiakan Ibunda kami itu.
Apdet Selasa, 31 Oktober 2006
Kamis, 26 Oktober 2006 malam, kami -ibundaku, mba Hesti, aku, Oi, dan Cahyo makan bareng di luar. Hal yang jarang terjadi … ^_^ … Meski beberapa tempat yang dituju tutup, tapi acara tetap digelar dong.
Dan hari Minggu, 29 Oktober, kami ke Owabong di Purbalingga -hal yang juga jarang terjadi. Sekedar diketahui Owabong itu semacam waterboom yang ada di sono itu. (huhuy, meski perut dah sedikit buncit tetep pede berenang ke sana ke mari. Oya, di sana aku juga nyoba naik kano-kanoan … hehehe)
Abis dari sono, kami maem di Sroto Jalan Bank di Purwokerto yang terkenal itu.
Hmmm, semoga hadiah-hadiah ini bisa menyenangkan ibunda yang sangat kami sayangi itu …

wooaaa…so sweet…:)
terharu dehh..dew….*ngucek mata*
Semoga Tuhan Memberkati selalu. Amin
Comment by 12yu — October 31, 2006 @ 2:05 am
*12yu
^_^ … aamiin … ^_^
makasih ya, mas, salam juga buat keluarga di Purwodadi!
Comment by reena — October 31, 2006 @ 10:20 am