Salam kenal dari dedek
Bisa dibilang, hamil adalah salah satu keajaiban dunia. Banyak hal-hal menakjubkan yang sering diungkapkan dengan kalimat, “Kok bisa, ya?”
Contohnya, ketika melihat perkembangan janin dari bulan ke bulan. Mulai dari hanya berbentuk gumpalan yang berdenyut, hingga gumpalan-gumpalan itu mulai berbentuk menyerupai kepala dan badan, sampai akhirnya terlihat jelas bentuk seorang manusia lengkap dengan tangan, kaki, kepala, dan badan yang tengah meringkuk di perut sang bunda.
Juga ketika perut si ibu mulai membuncit demi memberi ruang bagi sang bayi.
Atau ketika si jabang bayi di dalem sudah mulai aktif bergerak dengan memukul-mukul dinding rahim bundanya, bahkan tak jarang ikut merespon elusan alus dari si ibu dan juga si ayah.
Belum lagi hal-hal menakjubkan lainnya, yang sayangnya belum aku lewati …
Karena sekarang, aku baru menikmati gerakan-gerakan si kecil di perutku.
Gerakan si kecil baru aku perhatiin ketika seorang tetangga tanya, “Bayinya dah gerak-gerak belum?”.
Mmmmh, saat itu yang aku rasain cuma sedikit denyutan menyerupai denyut jantung. Tapi aku mikir, mungkin yang aku rasakan itu adalah denyutan aliran darah di ujung jariku.
Dan tetanggaku bilang, “Kalau bayinya gerak, biasanya cuma sekejap-kejap. Duk … berhenti. Duk … berhenti lagi”.
Naaa, sejak saat itulah aku mulai mencari-cari, siapa tau sebenarnya si dedek dah gerak-gerak dari kemarin, hanya saja aku ga menyadarinya …
Dan setelah diamati, ternyata si dedek memang dah mulai aktif, meski masih teramat sangat jarang gerak. Pertama kali ngerasain gerakan si kecil???? … Huhuuuuiiiii, sensasi yang tidak bisa dirasakan semua orang, terutama kaum pria … hekekeke …
Dan karena masih jarang gerak, si Oi pun sempet bete karena ga bisa ikutan ngerasain gerakan si dedek. Tapi beberapa hari lalu, akhirnya si ayah dan anak itu ‘kenalan’ … duk … duk … duk … senengnya Oi … hihihihi …
Sekarang? Si dedek dah ga canggung-canggung lagi ‘gangguin’ emaknya … ^_^ …
Tadi malam, bahkan sampai jam 12 malam, si dedek masih aja asyik mencuri-curi perhatian emak-bapaknya … duk … duk … duk …
Dan hari ini, mulai dari tadi pagi duduk di depan komputer sampai sekarang, si dedek juga sering mukul-mukul … Uuuuuh, gemesnya …
Duk … duk … woups, kayaknya si dedek pengen kenalan sama budhe, pakdhe, bulik, paklik, tante, dan oom yang ada di sini, neh … “Salam kenal dari aku” …
