.::bintang kecilku::.

July 11, 2006

Ayo Zidane … kasih tau dong

Filed under: Hello World?!!!, Fave - reena @ 6:57 am

Masih tentang Piala Dunia …
Meski perhelatan akbar itu sudah usai, tapi perbincangan tentang Piala Dunia terus berlanjut. Apalagi kalau bukan seputar insiden Zidane pada babak perpanjangan waktu itu.
Dan ini ada beberapa artikel menarik dari detikcom tentang spekulasi provokasi yang dilakukan Materazzi yang menyebabkan sang dewa ‘murka’.

Selasa, 11/07/2006 10:10 WIB
‘Materazzi Sebut Hal Serius’

London - Zinedine Zidane masih tutup mulut mengenai alasan menyeruduk Marco Materazzi. Namun Zidane lewat agennya mengatakan dia memang terprovokasi dengan ejekan serius dari bek Italia ini.

Sebelumnya diberitakan bahwa Zidane melakukan ulah seperti itu karena Materazzi mengejeknya dengan kata-kata teroris. Namun berita tersebut segera dibantah oleh Materazzi sedangkan Zidane belum mau berkomentar

Satu hal yang pasti, Zidane memang terprovokasi oleh kata-kata bek Italia itu. Kepada Migliaccio, mantan Pemain Terbaik FIFA itu mengatakan bahwa Materazzi telah mengeluarkan kata-kata ejekan yang serius.

“Dia mengatakan kepada saya Materazzi telah mengatakan sesuatu yang sangat serius kepadanya namun dia tidak mau mengatakan kepada saya apa itu,” ungkap Migliaccio seperti dilansir BBC.

Migliaccio menambahkan bahwa Zidane tidak mengetakan secara detail apa yang dikatakan Materazzi. “Saya tidak tahu. Zidane tak ingin mengatakan hal itu namun mungkin pekan depan semua dapat diketahui,” ujarnya.

“Dia pria yang normal yang membiarkan apa yang terjadi atas dirinya namun hari Minggu malam sesuatu meledak dalam dirinya. Dia sangat kecewa dan sedih. Dia tidak ingin mengakhiri karirnya dengan cara ini,” kata agen Zidane ini.

dan yang ini up-dating-nya … cukup membuat aku shock!

Selasa, 11/07/2006 12:36 WIB
Provokasi Itu, ‘Anak Pelacur Teroris’

London - Jika ahli pembaca gerak bibir benar, maka Marco Materazzi dalam masalah besar. Provokasi yang dilakukannya sangat kejam yakni menyebut Zinedine Zidane sebagai ‘anak seorang pelacur teroris’.

Hasil pengamatan ahli pembaca gerak bibir bernama Marianne Frere dipublikasikan oleh suratkabar The Sun seperti dilansir Tribalfootball, Selasa (11/7/2006).

Materazzi mengucapkan provokasinya dalam bahasa Italia. Namun Zidane bisa memahaminya karena pernah bermain selama lima tahun di Juventus.

Insiden berawal dari tugas Materazzi mengawal pergerakan Zidane. Pada satu momen, bek Inter Milan itu meremas puting lawannya. Kalimat pertama yang terbaca oleh Frere adalah, ‘bola tinggi bukan untuk kotoran sepertimu’.

Hinaan yang dimaksud dalam bahasa Italia ialah Feccia yang dalam bahasa Inggris adalah scum atau s**t.

Usai hinaan ini, Zidane masih tersenyum dan berlalu. Tetapi kemudian terbaca kalimat lain yakni, ’semua orang tahu kau adalah anak seorang pelacur teroris’. Usai kalimat inilah Zidane membalikkan badannya dan menanduk dada Materazzi.

Dari sumber orang yang dekat dengan tim Italia menambahkan, usai meremas puting Zidane, Materazzi bertanya,”Kenapa, bukankah kau suka?” Zidane membalas, “Sedikit terlalu keras untuk membuat aku terangsang.” Namun Materazzi kemudian melanjutkan, “Ya. Aku melakukannya karena aku tahu seperti apa ibumu.”

Hanya Tuhan, Zidane, dan Materazzi yang tau apa yang terjadi saat itu. Tapi kalau ahli pembaca gerak bibir ini benar … &^$$!@#&*^$*!?%&#!$#*!?!!!!!
Jadi penasaran dengan akhir cerita ini. Akankah Zidane buka mulut untuk mengungkap misteri insiden ini????

-reena yang tetep suka Zidane-

April 19, 2006

Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran

Filed under: Hello World?!!!, Fave - reena @ 9:49 am

Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran

Beberapa malam terakhir, petualangan Harry Potter cs di Hogwarts menjadi teman pengantar tidurku … hekekeke … Karena hanya sempat dibaca sebelum tidur, jadi Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran itu belum habis kulahap. Agak sebel sih, tapi yah, bisanya baru begini mo gimana lagi T_T

Terus terang, kagum aku sama Bu JK. Rowlings ini. Bisa menciptakan nama yang ajaib-ajaib, bikin cerita yang ga kalah ajaib, juga detail-detail lain yang sama ajaibnya dengan dunia sihir. Kadang aku mikir “kok bisa ya kepikiran sampai segitunya …”. Tapi mungkin itulah kehebatan para penulis ya … tentunya yang sama sekali ga aku miliki … ^_^ …

Terus terang, daripada novel, aku lebih suka baca komik. Baca novel romantis, takut parno. Baca novel horor, males ngebayangin makhluk-makhluk aneh yang mengerikan.
Dan alasan lain aku ga suka novel adalah tulisannya yang minim ilustrasi, bikin pusing.
Novel yang pernah aku baca pun bisa dihitung dengan jari. Paling hanya serial detektif 5 Sekawan dan sebangsanya, Chicken Soup, Child Called “It” (tapi belum selesai triloginya … *sebel*), mmhhhh apa lagi ya???
Well, lainnya, adalah komik!!

Apdet, Kamis 20 April 2006
Fiuuh!!! Akhirnya, selesai sudah HP aku baca. Pas aku lirik jam di kamar, ternyata dah jam 00.14 WIB, hiks … dah lewat waktu ngantuk. Alhasil abis itu, aku ga bisa merem. Gugulingan sana sini tetep aja ga bisa tidur.

Sebenarnya agak males baca HP yang ini, sebab aku (ga sengaja) tau kalo Dumbledore -kepala sekolah Hogwarts sekaligus orang yang paling ditakuti oleh Voldermot, meninggal. Gara-gara baca intisari. (hihihi … Dumbledore bukan meninggal gara-gara baca Intisari -emang di sana ada???, tapi aku tau kalo Dumbledore meninggal gara-gara baca Intisari yang mengulas Harry Potter)

Tapi, ada beberapa hal menarik di buku ini, yang lumayan mengobati ‘kekesalanku’ itu.
Seperti, kisah cinta singkatnya Harry dan Ginny (i love it! tapi sedih juga mereka harus pisah … hiks … they love each other …), semakin dekat dengan Voldermot (Harry -berkat Dumbledore, tau ada 6 Chorcux tempat Dia-Yang-Tidak-Boleh-Disebut-Namanya menyimpan sebagian nyawanya. Dua diantaranya -secara tidak sengaja, dah dihancurkan Harry), dan -last not least- semua orang akhirnya tau kalo Snape (guru ramuan yang adalah musuh bebuyutan ayah Harry, mantan pelahap maut yang berambisi banget jadi guru Pertahanan Ilmu Hitam, orang yang akhirnya menghabisi nyawa Dumbledore -orang yang memberi kepercayaan besar terhadap si rambut-licin itu) emang jahat dan layak untuk dibinasakan.

Sekarang tinggal tunggu versi filmnya. Terus terang, mending baca bukunya. Aku agak kecewa dengan film Harry Potter and The Prisoner of Azkaban. Sirius Black -wali Harry, ga seganteng yang di bayanganku … wekekeke … Dan kurang mencekam!
Film yang terakhir Harry and The Goblet of Fire blom nonton (ehm … ehm, Cilacap ga punya bioskop, jadi kudu nonton di VCD … hiks!). Tapi dari cuplikannya sih sepertinya keren, jauh lebih fantastis dari sebelumnya.

Dan juga tinggal tunggu seri ke-7 yang katanya adalah seri terakhir … ???? …
Apa ’sang terpilih’ mampu menyelesaikan ramalannya dengan happy ending?
Apa Harry Potter akhirnya bareng lagi sama Ginny Weasly?
Apa Ron Weasly dan Hermione bisa mengalahkan gengsiannya, dan jadian?
Meski sudah membunuh Dumbledore, sebenernya di posisi mana si Snape berdiri? Mengingat Dumbledore memercayai Snape sepenuh hati. Dan -masih menurutku, Dumbledore yang bijak ga mungkin salah memercayai orang.

Mmmhhh, harapan semua orang sih semua akan berakhir dengan happy ending. Tapi mengingat pengarang luar berani untuk membuat ending cerita yang benar-benar di luar harapan pembaca/penonton atau justru menggantungkan cerita itu sendiri, aku sekarang hanya bisa berdoa dengan sangat agar Bu JK. Rowling bersedia mengakhiri cerita dengan indah … amin … :P

April 6, 2006

Perkenalkan, ini Nusakambanganku …

Filed under: Hello World?!!!, Fave - reena @ 4:16 am

See the sunrise from Nusakambangan

Cantik, yah … Itulah satu lukisan ciptaan Sang Maha Karya yang luar biasa indah, yang berhasil direkam hari Minggu, 26 Maret lalu, dari Nusakambangan.
Yup! Nusakambangan yang ‘itu’.
Alcatrasnya Indonesia, tempat bermukimnya narapidana –yang katanya kelas kakap, Azkabannya Indonesia –meski tanpa dementor … wekekekeke.

Pernah kebayang ga wajah sebenarnya ‘pulau seram’ ini?
Mungkin yang selama ini terbayang, pulau –yang masuk dalam wilayah administratif Cilacap– itu jauh dari daratan Pulau Jawa. Trus, pulau itu suram, seram, mencekam, mengerikan, bikin bulu kuduk merinding, dll, dsb, dkk, cs …

Hihihi … baiklah, reena kasih tau . Pulau Nusakambangan itu sangat kelihatan dari Cilacap, dengan arti kata, ga jauh dan terpencil seperti yang dibayangin orang. Dan pulau itu sangaaaaat indah dengan panoramanya … menakjubkan!
Tapi sayang, ribuan hektar pohon di pulau –yang selama ini ‘menjaga’ Cilacap dari amukan ombak besar Samudera Hindia– itu hilang di tangan para penjarah?!!! Ga bisa kebayang gimana nasib Cilacap kalau ga ada Nusakambangan –barrier alaminya Cilacap.

Reena udah beberapa kali ke Nusakambangan. Mulai dari masih pake celana monyet naik skuter sama tetangga yang petugas di Nusakambangan, wisata sama teman-teman SMA, ke sana bareng teman-teman seangkatan pas PKL di Pertamina, maen bareng teman-teman kerja ke sana, dan yang terakhir hari Sabtu-Minggu (25-26 Maret) kemarin.
Yang istimewa dalam perjalanan kali ini, kami mo ke Karang Bandung, dengan membelah hutan. Ga seperti biasanya yang naik kendaraan langsung ke Pantai Permisan. (Pantai Permisan selama ini menjadi satu-satunya obyek wisata yang dikunjungi oleh wisatawan. Aksesnya cukup mudah, meski sudah banyak yang rusak tapi ada jalanan aspal yang bisa dilalui oleh bus. Sebelum sampai ke Pantai Permisan, kita lebih dulu melewati 3 lapas terkenal yang ada di sana, yaitu LP Besi –tempatnya Amrozi, dkk, LP Kembangkuning, LP Batu –ex tempatnya Tommy & Bob Hasan)

Dalam kunjungan kemarin, aku akhirnya melihat dari dekat wilayah-wilayah yang selama ini hanya kudengar dari cerita dan berita yang dibawa teman-temanku. Ada Karang Tengah, Tebeng, Karang Bolong (yang ini belum kesampaian), Karang Bandung, Cimiring, dan Kali Empat.

Well, let the pictures tell you the journey and how beautiful this island …
(sorry, hanya seadanya … pemandangan sebenarnya jauh lebih indah dari yang bisa terekam di alat buatan manusia bernama kamera digital. tapi semoga foto-foto di bawah ini tetap bisa ‘bercerita’)

Nusakambangan dari jauh Kapal Pesiar Patah satu, tumbuh seribu? Ini \"Kali Empat\" Ini \"Karang Bandung\" Depan Karang Bandung, ada \'Pulau\' Majeti Tempat mancing, neh Hotel di Karang Bandung Majeti BEFORE sunrise Majeti AFTER sunrise Waiting for the sun Bercengkerama bersama matahari Going back home Pelabuhan Cilacap dilihat dari Nusakambangan

Ket :
Dari kiri atas ke kanan sampai bawah …
#1. NK dilihat dari Pantai Teluk Penyu #2. Kapal pesiar yang membawa rombongan ke pulau kembang itu #3. Tumbang karena usia atau tumbang karena tangan jahil? #4. Kali Empat yang indah #5. Karang Bandung #6. Pulau Majeti yang ada di ujung Karang Bandung #7. Biasanya dipakai untuk tempat mancing temen-temenku. Kakap merah … kerang … hmmm, yummie. Tapi kemarin karena angin & ombak besar, jadi pulang dg tangan kosong. Di baliknya, ada batu komodo. Kalau air surut, batu itu seperti lapangan yang luas. Bisa buat lari-lari atau main sepakbola … :P #8. Hotel Karang Bandung #9. Majeti before sunrise #10. Majeti after sunrise #11 & 12. Nongkrongin sunrise #13. Ngos-ngosan dulu #14. Aktivitas di salah satu sudut pelabuhan alam Cilacap, dilihat dari NK.

End of the story …

catt : Pulau Majeti adalah tempat tumbuhnya bunga Wijayakusuma -yang juga menjadi lambang kebanggaan Cilacap.
Di dunia pewayangan, kembang Wijayakusuma adalah senjata ampuh milik Sri Bathara Kresna -seorang raja yang bijaksana dari Dwarawati. (nyontek Wikipedia … :P aku ga paham dengan dunia perwayangan). Wijayakusuma sendiri artinya bunga kemenangan.
Konon, Sri Bhatara Kresna melabuh atau membuang kembang Wijayakusuma ke luat selatan (Samudera Hindia), dekat Pulau Nusakambangan. Bunga itu dibuang bersama dengan kendaga atau tempatnya. Tutup kendaya yang berbentuk bulat menjelma menjadi pulau Majeti, sedangkan tempat bagian bawahnya menjadi pulau Bandung.
Tapi versi lain menyebutkan, bunga Wijayakusuma itu diberikan oleh seorang putri yang berkat pertolongan Aji Pramosa -seorang raja dari Kediri, bisa menjelma sebagai manusia. Putri yang mengaku sebagai Dewi Wasowati itu tadinya berupa naga yang muncul dari pantai Selatan, hendak ‘melahap’ Aji Pramosa. Tapi berkat panah yang menghunjam perut naga dan merobeknya, walaaaa … berubahlah dia menjadi sosok wanita ayu yang berlarian di atas gulungan obak dari arah timur Pulau Nusakambangan.
Nah, sebagai rasa terima kasih, sang putri memberikan bunga Wijayakusuma itu kepada Aji Pramosa sambil berkata, “Kembang Wijayakusuma tidak mungkin bisa diperoleh dari alam biasa. Barang siapa memiliki kembang itu, bakal menurunkan raja-raja yang berkuasa di tanah Jawa”.

Yah, begitulah mitosnya. Terserah mau percaya yang mana. Yang jelas, masih menurut catatan Wikipedia, kembang yang bernama latin Pisonia Grandis var Silvestris ini hanya terdapat di kepulauan Seribu, Karimun Jawa, Pulau Puteran Madura, Bali, Ambon, dan di Karang Bandung Nusakambangan. Tapi yang bisa berbunga hanya di Karang Bandung Nusakambangan, Karimun Jawa, dan Bali. Itu pun jarang sekali.
Sampai sekarang, bunga Wijayakusuma itu dipercaya membawa berkah bagi orang yang mendapatkannya.

hihihi … kudunya dibikin postingan sendiri tentang Wijayakusuma, ya … :P tapi mending gini deh, daripada ga sama sekali … tar keburu lupa dan sok sibuk … :P

March 15, 2006

Perahu Naga vs Busway

Filed under: Hello World?!!!, Fave - reena @ 11:00 am

Perahu naga dan busway (aku lebih seneng nyebutnya bus wae, harap maklum yah …), dua-duanya adalah alat transportasi. Tapi perahu naga, ga lazim digunakan sebagai alat transportasi air di Indonesia. Dia hanya muncul sesekali, seperti dalam lomba-lomba atau festival.
Tapi postingan ini ga ada hubungannya satu sama lain. Percaya, deh.

Perahu Naga di Cilacap
Sabtu-Minggu lalu, tanggal 11-12 Maret, di Cilacap diadakan Festival Perahu Naga. Ada 4 perahu naga yang bisa menampung 7 orang (5 orang pendayung dan 2 orang ‘penyemangat’ -yang 1 memukul bedug, yang satu ngapain yaaa … lupa). Festival Perahu Naga se-Jawa yang udah ke-4 kalinya diadakan di Cilacap ini digelar untuk meramaikan Hari Jadi Cilacap ke-150 tahun ini, tepatnya tanggal 21 Maret nanti.

Setelah melewatkan festival tahun lalu, dengan semangat 45, aku dan 2 orang teman nonton festival ini (sebenarnya 3, tapi ga dateng 1. Yang ngerasa boleh ngerasa bersalah). Jadinya, siang yang terik banget itu ga membuat langkah kami surut. (meski sebenarnya rada telat datang ke Pantai Teluk Penyu gara-gara aku … kudu ke kantor & stasiun dulu:P )

Ternyata, ada beberapa hal yang ga seperti bayanganku sebelumnya. Seperti suara bedug yang bertalu-talu untuk menyemangati para pendayung (karena posisinya agak ke tengah laut jadi suaranya ga nyampe ke penonton di tepi pantai. padahal dah ngebayangin rame dan meriahnya lomba yang diiringi suara bedug itu), juga bentuk perahu naga yang tidak sebesar seperti yang ada dibayanganku … :P

Nanti kalau ada kesempatan, aku postingin foto-fotonya. Tapi karena orang yang diandalin buat jeprat-jepret ternyata ga dateng, walhasil foto yg keambil pun jauh dari sempurna. Dan bukannya motret tim-tim yang lagi berlaga, kami malah asyik popotoan sendiri … (Padahal demi orang itu, aku bela-belain nyiapin segala sesuatu sampe ngerenovasi rumah jadi 2 tingkat, nyembeleh ikan, ayam, kambing, sapi!!! Monggo lho, yang ngerasa boleh ngerasa bersalah …)
Hilang deh kesempatanku menunjukkan indahnya langit di atas pantai Teluk Penyu Cilacap, siang itu …

kepanasan PDKT sama naga
Di dermaga Di depan Nusakambangan

Apdet 4 April 2006 :
Sorry, cuma foto-foto ga mutu & gambar perahu naganya cuman secuil :P harap maklum, karena keterbatasan prasarana jadi ga bisa moto regu-regu yang berlaga … ^_^ … hope u enjoy it …

Bus-wae di Jakarta
Ceritanya, Sabtu malam (setelah nonton Festival Perahu Naga) aku langsung ke Jakarta. Niat ingsun, mencoba mengadu nasib di ibu kota negara yang terkenal sak-Indonesia Raya itu.
Nah, hari Minggu, sempat kumpul sama mba Andru, mba Ari, dan Atik. Berhubung saat itu aku menjadi tamu dan tamu adalah raja, maka agenda hari itu aku yang memutuskan … hekekeke …
Rencana pertama, cari baju (gara2 keburu2 pas packing, baju yang semestinya aku bawa malah ketinggalan … so, mau ga mau kudu hunting baju di Jakarta … hiks … ndak ado pitih ). Rencana kedua adalah numpak bus-wae …!!

Akhirnya setelah satu baju yang tadinya menjadi penghuni PGC berpindah ke tasku, tujuan berikutnya adalah Blok M. Dari sanalah, kami naek bus-wae ke Sarinah. Ga begitu jauh emang, tapi yah lumayan bisa ngerasain nyamannya AC bis kesayangan warga Jakarta itu.

Cerita ttg tujuan perjalanan ke Jakarta kali ini memang tujuannya untuk menggapai salah satu mimpiku yang belum terwujud … jadi artis!!! wakakaka … engga banget deng … Sebenernya kansku 80-20. 80 persen gagal maksudnya … hehehe … jadi aku juga ga terlalu banyak berharap emang. Yah, keterima syukur alhamdulillah … ga keterima berarti aku kudu membangun Cilacap dan memerdekakan kota kecil ini dari Indonesia!!! … kekekeke …

Nah, ngapain juga aku yang dah nyadar kansku kecil tetep keukeuh ke Jakarta??? Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk ngambil baju tidurku yang ketinggalan di kosnya Atik, Juli tahun lalu … wuahahaha … ga penting banget kan??? :P
Tapi itu lebih mending kan, dari pada ke Jakarta hanya karena demi untuk cuma ngambil baju tidurku itu … ???

Sebenernya satu tujuanku lainnya yang belum kesampaian waktu ke Jakarta kemarin adalah … ke Dufan bareng teman kecilku …!!! … (penasaran, rencananya selalu gagal. Dan kunjungan terakhirku ke Dufan tahun 2003 ato 2004, ga semua mainan aku naikin karena banyak yang lagi dalam perbaikan… :( hihihi … udik, yah … :P )
So, kalau nanti ada panggilan lagi, meski kansnya pun sama kecilnya dengan yang ini, aku akan tetap berangkat ke Jakarta juga, biar bisa ke Dufan lagi!!!!! … hekekekeke … Hidup Dufan!!!

January 30, 2006

Shirley Temple

Filed under: Hello World?!!!, Fave - reena @ 10:34 am

“SHIRLEY TEMPLE PEROLEH PENGHARGAAN KHUSUS”

… begitu judul besar yang kubaca dari ANTARA hari ini. Langsung deh, ingatanku kembali ke kotak kecil 14 inch belasan tahun lalu yang menayangkan sosok imut berpipi temben dan berlesung pipit, lengkap dengan rambut keriting lucunya yang bergerak ke sana ke mari seiring dengan lompatan dan ‘ulah’ lain si kecil yang emang ga bisa diam kalau lagi nyanyi. Udah gitu, mata centilnya itu … haduh … kangen banget aku nonton film si Shirley Temple … ups, tepatnya masa kecilnya si oma Temple :)

Kalo boleh sedikit cerita, si kecil Shirley Temple ini sering banget main sama oom-oom cakep kala itu … hihihi … untung dia masih kecil …
Trus aku juga suka banget ngeliatin matanya kalau dia lagi ngomong. Soalnya, bukan hanya mulutnya saja yang berbicara, tapi juga matanya … hhhh, lutuna … sumpah!!! …
Tapi kalau dia lagi nangis, haduh, mana tahan …

Cerita si Shirley Temple ini selalu drama musikal dengan settingan tahun 70-an (atau 60-an???). Tapi lebih banyak dibikin di studio, layaknya film-film zaman itu. Si kecil ini ga melulu jadi anak manis layaknya putri kerajaan, tapi juga jagoan yang tak gentar melawan oom-oom jahat yang tubuhnya beberapa kali lipat dari dia … :P

Uuuuh, dari beberapa tahun yang lalu, aku selalu nunggu apa ada stasiun tv yang muter film-filmnya Shirley Temple ini … Atau mungkin filmnya diputer di stasiun yang ga bisa ketangkap antenaku??? sial … :(
Hmmmm, mungkin aku harus berburu CDnya aja kali yah … lebih puas … kan bisa aku warisin ke anak cucuku … :P
Tapi, kapan aku berburunya kalo aku masih terus di Cilacap … :( … hmmmm, jadwal berliburku kapan lagi yaaaaa …

Senin, 30 Januari 2006, pk. 18.12 WIB

btw : Gong Xi Fa Chai!!!!

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here